//
you're reading...
reportase

Smart Camp 1 Bersama KAB

“Tiada sesuatu yang membuat kami bersikap seperti ini selain rasa cinta yang telah mengharu biru hati kami, menguasai perasaan kami, menguras habis air mata kami, dan mencabut rasa ingin tidur dari pelupuk mata kami, untuk Indonesia yang lebih baik”

Smart Camp I adalah alur kaderisasi dari departemen PSDM untuk calon anggota KAB (Klinik Agromina Bahari). Setelah melalui berbagai proses seleksi mulai dari wawancara, penulisan essai, matrikulasi, magang, dsb mahasiswa yang dinyatakan lolos berhak mengikuti Smart Camp I yang dilaksanakan pada tanggal 9-10 November 2013. Acara ini diadakan di Dusun Tanen, Hargobinangun, Pakem, Kabupaten Sleman. Desa tersebut merupakan desa mitra yang sekaligus menjadi desa binaan Klinik Agromina Bahari. Puncak acara ini adalah pelantikan anggota baru KAB sehingga anggota baru ini resmi sebagai bagian dari KAB.

Pada tanggal 9 November 2013, seluruh peserta Smart Camp I diwajibkan hadir pukul tujuh pagi untuk berangkat bersama ke Desa Mitra. Setelah menyanyikan Himne Gadjah Mada, seluruh peserta  Smart Camp I berangkat ke desa tersebut menggunakan bus. Setibanya di sana, seluruh peserta disambut ramah oleh warga desa mitra ini. Seluruh peserta Smart camp I dianggap sebagai saudara mereka sendiri. Senyum ramah dan sapaan terulur lebih dahulu sebelum tamu menyapa mereka.

Peserta dipersilahkan masuk kedalam rumah Pak Joko yang kemudian dijadikan aula utama dalam proses penyampaian dan penerimaan materi. Acara yang pertama yaitu perkenalan. Di rumah Pak Joko, peserta dikenalkan dengan pengurus kelompok tani desa tersebut. Desa ini dikenal dengan nama Desa Kakao karena tanaman kakao yang ditanam disela-sela halaman rumah mereka. Kelompok tani ini juga sedang menggalangkan kebun kakao sebagai aktivitas utama pekerjaan mereka. Tanaman kako ini termasuk baru karena usia rata-rata tanaman kako di desa ini baru mencapai lima tahun.  Ketua kelompok tani desa ini adalah Bapak Dasimun yang sekaligus penggerak warga dalam menanam kakao.

Sebelum menginjak materi pertama, koordinator acara smart Camp I membuat musyawarah kontrak belajar dengan para peserta Smart Camp I. Keputusan dari kontrak belajar ini adalah dilarang tidur selama materi, menggunakan handphone, mengobrol selama materi berlangsung, dan toleransi keterlambatan selama 10 menit. Peraturan ini dibuat sendiri oleh peserta yang konsekuensinya juga akan ditanggung oleh peserta. Dari kontrak belajar ini, peserta dilatih untuk bertanggung jawab atas kesepakan yang telah mereka buat sendiri.

Materi pertama yang didapat peserta adalah “Training Membership” yang disampaikan oleh Yanuar Rizky Phalevi sabagai Presiden Mahasiswa BEM KM UGM. Beliau menyampaikan materi tentang bagaimana menjadi anggota atau staff yang baik di dalam sebuah organisasi. Sebagai seorang anggota, mereka mamiliki hak untuk didengar oleh ketua dan memiliki kewajiban untuk mentaati ketua. Anggota yang baik adalah anggota yang taat kepada hasil musyawarah yang sudah diputuskan oleh ketua.

Setelah diberi pengetahuan tentang membership, dilakukan pembedahan buku KPK (kompeten, profesional, Kontributif) yang dipandu Citra Nurwinda, Kepala Departemen Pengembangan Sumberdaya Manusia KAB 2012. KPK adalah ruh yang melandasi gerak lembaga yang tercermin dalam program kerja dan kegiatan lembaga. Oleh karena itu, materi ini diberikan sebagai pengantar para anggota baru KAB untuk menanamkan jiwa KPK sebagai landasan seorang mahasiswa.

Seluruh kegiatan hari pertama Smart Camp I diisi dengan materi yang disampaikan oleh orang-orang berprestasi. Peserta Smart Camp I juga disuguhkan materi “ Konsep diri dan Life Plan” yang dipandu oleh Miftahush Shirothul Haq. Beliau adalah Mapres dari Fakultas Peternakan UGM tahun 2012. Dalam materi ini, peserta diberikan arahan bagaimana membuat rencana hidup yang baik. Membiasakan menulis mimpi akan membuat mimpi-mimpi itu bukan hanya sekedar angan-angan yang hanya lewat dikepala, melainkan akan menjadi sebuah catatan sejarah perjalanan hidup yang nyata. Dengan adanya life plan, semua tujuan  yang dimiliki akan tertata dan terarah untuk mencapainya.

Materi yang terakhir sebagai penutup acara pada hari pertama adalah “Dasar-dasar Penelitian” oleh Zesy Ayu yang merupakan Kepala Departemen Penelitian KAB tahun 2011. Pemberian materi ini sangat bermanfaat karena KAB adalah kelompok studi fakultas yang mengedepankan riset. Sebelumnya, peserta juga diwajibkan untuk menganalisis sebuah jurnal yang dipilih per kelompok yang kemudian dipresentasikan. Peserta Smart Camp I menghabiskan malam di rumah-rumah warga.

Smart Camp I hari kedua diisi dengan kegiatan di luar ruangan. Acara setelah senam pagi dan sarapan adalah analisis sosial dan outbound. Sebelum turun lapangan peserta berdiskusi terlebih dahulu dengan ketua kelompok tani yaitu Pak Dasimun untuk bertanya langsung mengenai kakao yang ditanam di desa ini. Hal ini menjadi gambaran informasi awal sebelum analisis di lapangan dilakukan. Dari pemaparan beliau, didapat kesimpulan bahwa warga disini masih belum mampu untuk mengatasi hama yang menyerang kebun kakao mereka. Permasalahan ini menjadi tanggung jawab kita sebagai mahasiswa untuk menjawab keluhan mereka, petani Indonesia.

Peserta dibagi menjadi enam kelompok. Ada lima pos dalam outbond tersebut. Sepanjang perjalanan, peserta melihat secara langsung kondisi lingkungan Desa Kakao termasuk aktivitas sehari-hari yang dilakukan warga tersebut.  Selain dapat menganalisis permasalahan dan potensi yang ada di desa, peserta juga disuguhkan dengan permainan-permainan yang bermakna dari pos I hingga pos IV. Peserta diajarkan untuk lebih kompak, percaya terhadap teman, dan mengatur strategi. Setelah pos IV, masih ada pos V yang merupakan puncak dari Smart Camp I. Di pos ini, seluruh anggota baru KAB dilantik secara resmi oleh Ketua Umum KAB, Andhika Rakhmanda. Dibawah teriknya sinar matahari lereng Merapi, seluruh peserta dan panitia dibariskan dalam satu kesatuan untuk mengucap ikrar bersama.

Pembacaan ikrar ini dilanjutkan dengan menyanyikan Himne Gadjah Mada. Dengan demikian, seluruh peserta dinyatakan resmi bergabung sebagai anggota Klinik Agromina Bahari. Peserta juga sudah ditempatkan di departemen apa sesuai dengan keputusan tim PSDM. Smart Camp I di Dusun Tanen menjadi saksi bisu awal perjalanan punggawa baru KAB yang akan meneruskan visi misi KAB. Banyak amanah yang harus dipikul sebagai mahasiswa intelektual yang mengedepankan visi untuk mengembangkan petani dan nelayan Indonesia.

“Kita telah berbagi sinar matahari yang sama, maka hari ini kita getarkan mimpi bersama. Menyatukan banyak mimpi individu dan mengkolektifkannya di rumah baru kita, Klinik Agromina Bahari” (Nungki Hariyati, Kadept PSDM Klinik Agromina Bahari 2013).

Desa Tanen, Hargobinangun, Pakem, Sleman

Dusun Tanen, Hargobinangun, Pakem, Sleman

Penulis: Dhika Cahyasita, Staff Muda Departemen Media Klinik Agromina Bahari 2013.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

KAB Archive

KAB Photos

Lebih Banyak Foto

laman facebook resmi KAB

Twitter Terbaru

agri sms

Buku

Buku Klinik Agromina Bahari
%d blogger menyukai ini: