//
you're reading...
reportase

Launching Smart Group KAB : the Next Step Begin

Smart Group merupakan tahap alur kaderisasi Klinik Agromina Bahari (KAB) yang kedua. Pada tahapan ini para punggawa KAB akan diberikan berbagai materisebagai  langkah untuk menambah kapasitas diri punggawa KAB sehingga siap dalam kegiatan kontribusi. Tujuan dari  Smart Group yaitu sebagai sarana pemenuhan SMA (Standar Mutu Anggota) yang belum terakomodasi lewat alur kolektif seperti training. Selain itu, Smart Group juga menjadi sarana penjagaan yang lebih intensif dan berbasis kekeluargaan untuk memudahkan monitoring perkembangan anggota secara detail melalui kelompok kecil yang membuka ruang pengembangan diri yang berkelanjutan. Smart Group ini ditujukan untuk punggawa KAB angkatan 2012.

Launching Smart Group KAB  tahun ini mengangkat tema “ Membangun Pertanian melalui Inkubator Kelompok Studi Berbasis Kompetensi, Profesionalitas dan Kontribusi (KPK)”. Launching dilaksanakan pada hari Jum’at, 22 Maret 2013 pukul 16.00 WIB bertempat di Ruang 310, Gedung Perikanan UGM. Pada kegiatan ini, Departemen PSDM  bekerjasama dengan Departemen Penelitian. Antusiasme dari para punggawa KAB untuk acara ini sangatlah luar biasa, di tengah-tengah kesibukan dan aktivitas yang padat, mereka rela menyempatkan diri untuk menghadiri acara Launching Smart Group KAB. Hal ini dibuktikan dengan jumlah punggawa KAB yang hadir pada kegiatan ini ada 44 mahasiswa terdiri dari Alumni KAB selaku pemandu Smart Group, Pengurus Harian KAB, dan Punggawa KAB 2012.

Launching Smart Group tahun ini mengundang narasumber Kak Nur Saudah Al Arifa (Fakultas Teknologi Pertanian UGM, 2007). Beliau merupakan peraih penghargaan“Tokoh Perubahan Internasional IMMS 2012” dan Founder Gadjah Mada Mengajar. Kak Danur, sapaan akrabnya, dengan sejuta semangat dan antusiasme yang luar biasa, beliau memaparkan pengalamannya mengayuh roda-roda kehidupan kampus dan juga perjuangannya yang inspiratif dalam bidang penelitian. Pemaparannya diawali dengan pembelajaran dari negara tetangga, yaitu Jepang, negara Matahari terbit yang memiliki prinsip kehidupan “Innovation or Die”. Jepang selalu mempunyai inovasi-inovasi baru dalam menghadapi tidak hanya permasalahan di negaranya, tetapi juga untuk dunia. “Jepang bisa berinovasi karena berangkat dari permasalahan yang memaksa mereka untuk menyelesaikannya. Kalau Indonesia keadaannya seperti itu, mungkin Indonesia akan berinovasi seperti Jepang ”, ungkap kak Danur. Beliau memaparkan bahwa :

  1. Berbagai penghargaan yang beliau raih sampai saat ini, semua itu tidak diperoleh secara tiba-tiba. Kesemuanya memerlukan perjuangan, kemauan yang keras, dan yang terpenting adalah kemauan untuk mencoba. Kemudian ketika usaha itu telah maksimal,  tugas kita adalah menyerahkan semuanya kepada Allah SWT karena semua ini bisa terjadi atas kehendak-Nya.
  2. Prestasi yang besar itu berasal dari langkah-langkah yang lokal. Bahkan dari local think akan diperoleh hasil berupa global action.
  3. Segala sesuatu itu berawal dari mimpi, jika memimpikan sesuatu maka tulislah, “Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?” (QS.Ar-Rahman), dari ayat ini bisa diambil pembelajaran bahwa sesuatu yang sepertinya tidak mungkin akan menjadi mungkin dan bahkan bisa menjadi penemuan yang bermanfaat jika kita percaya padaNya.
  4. Esensi dari suatu kegiatan penemuan(misalnya: PKM) adalah menciptakan karya yang bermanfaat, bukan hanya sekedar kebanggaan.Jadi tirulah ilmu padi semakin berisi semakin merunduk”.
  5. Untuk memperoleh suatu penemuan, diperlukan suatu kelompok untuk bekerja sama dan untuk bisa menuliskannya, yang terpenting adalah niatan,maka kemampuanpun bisa dibangun dengan adanya Smart Group. Ini merupakan langkah awal yang baik sebagai sarana untuk menumbuhkan teamwork yang baik dalam suatu kelompok, bukan ajang untuk sekedar ngobrol-ngobrol tetapi juga menghasilkan innovasi.
  6.  Kesibukan yang dikatakan produktif adalah sibuk yang menghasilkan sesuatu yang bermanfaat karena antara sibuk dan produktif itu bedanya sangat tipis.

Sebagai mahasiswa UGM yang berkesempatan untuk kuliah, “Jangan lupa untuk membagi-bagi ilmu pada saudara-saudara kita dan jangan lupa untuk menyebarkan semangat”, begitulah pesan kak Danur. Pemaparan beliau semakin memotivasi kita untuk menulis dan mengembangkan ide-ide yang sederhana untuk menghasilkan karya-karya yang luar biasa.

Setelah pemaparan selesai, banyak pertanyaan yang dilontarkan dari para punggawa KAB, salah satunya adalah bagaimana cara untuk mengatasi kemalasan dan ketidakmampuan bekerja sama dengan baik, dan beliau pun menjelaskan bahwa kemalasan itu datang dari diri sendiri, sehingga solusinya adalah pada diri sendiri, sedangkan untuk mengefektifkan teamwork dengan baik, maka berlatihlah untuk ber-teamwork dari hal-hal yang kecil. Setelah sesi tanya jawab ini, acara selanjutnya yaitu pemberian kenang-kenangan oleh Andhika Rakhmanda, kemudian pembagian kelompok Smart Group sekaligus pengumuman pemandu, dan acara selanjutnya yaitu pengumuman KAB This Month yaitu Endri Geovani.

Kegiatan Launching Smart Group ini berakhir pada pukul 17.30 WIB dengan semangat untuk melakukan perubahan dari langkah-langkah yang kecil. Dari kegiatan ini diharapkan para punggawa KAB lebih mantap dalam bergerak dan mengeksplorasi ide-ide yang sederhana sehingga memunculkan karya yang luar biasa.

TAKE ACTION RIGHT NOW!

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

KAB Archive

KAB Photos

Lebih Banyak Foto

laman facebook resmi KAB

Twitter Terbaru

agri sms

Buku

Buku Klinik Agromina Bahari
%d blogger menyukai ini: