//
you're reading...
opini

Mengenal Research University : Membangun Generasi Riset Indonesia

Riset, kata yang mungkin terdengar asing bagi sebagian besar orang. Mendengar istilah serapan dari bahasa inggris ini (research) pasti yang terpikirkan ialah hal-hal yang memusingkan dan memerlukan kepintaran tingkat tinggi. Riset hanya dapat dilakukan oleh orang-orang jenius. Tapi, apakah benar seperti itu ?

Saat ini, riset tengah menjadi perhatian serius di kalangan publik. Segala sesuatunya kini harus dilandasi dengan riset. Perusahaan nasional maupun internasional menjadikan riset sebagai syarat penting dalam peningkatan dan pengembangan kualitas perusahaannya. Di level goverment, berbagai kebijakan yang diambi, tata aturan, dan keputusan semua juga memerlukan riset yang mendalam sebelum diturunkan sebagai peraturan maupun perundang-undangan.

Perkembangan riset, ilmu pengetahuan dan teknologi senantiasa berdampingan dan sejalan dalam meningkatkan pembangunan negara, memecahkan masalah kontemporer yang dihadapi masyarakat, serta mengukir sejarah peradaban suatu bangsa. Sebagai media intelektual dan sosial, kampus menjadi tempat yang paling tepat dalam pengaplikasian riset. Mulai dari riset yang paling sederhana hingga yang sangat rumit.

UGM pun kian berbenah, kampus biru yang dikenal sebagai kampus kerakyatan ini semakin memantapkan diri sebagai World Class Research University. Dengan adanya gelar ini, UGM diharapkan mampu menjadi kampus yang ideal bagi para pelajar di seluruh nusantara.

Danu mahasiswa asal Temanggung menjelaskan bahwa riset itu sebenarnya mudah karena mengikuti naluri alami manusia. ”Dari kecil pun kita sudah melakukan riset !” tuturnya. Dengan adanya rasa ingin tahu pada diri kita akan muncul penelaahan dan tindakan nyata, inilah yang disebut riset.

Senada dengan Danu, Tri Utomo mahasiswa Perikanan UGM asal Pati, Jawa Tengah mengatakan bahwa dengan dicanangkannya UGM sebagai research university dirinya sangat dimudahkan dalam menjalankan skripsi. Berbagai akses dengan mudah didapatkannya baik dari dosen, lembaga penelitian, maupun kelompok studi yang ada di fakultasnya. ”Riset itu mudah dan menyenangkan karena kita langsung belajar dari alam.” ujarnya. Akan tetapi menurutnya juga, yang disayangkan dari sebagian besar riset yang dilakukan di UGM masih bersifat pragmatis karena kurang ada follow-up untuk jangka panjang. Harapannya mengenai hal ini UGM harus dapat mengevaluasinya, terus meningkatkan kualitas risetnya, serta terus melibatkan mahasiswa dalam kegiatan riset agar memiliki kontribusi yang nyata bagi masyarakat .

Kurikulum dan fasilitas yang ada di UGM sangat mendorong terciptanya iklim riset yang dapat menghasilkan karya-karya ilmiah. Hal ini bukan hanya diarahkan untuk ketataran nasional saja, tetapi ke level internasional. Sebagai Universitas yang berbasis riset, bidang penelitian di UGM dibagi menjadi empat klaster (kelas) dari total 18 fakultas yang ada. Klaster-klaster tersebut yaitu Agro, Tekno-Sains, Kesehatan, dan Sosio-humaniora. Pengelompokan ini dibagi untuk memudahkan akses serta memungkinkan terjadinya riset interdisipliner antar fakultas. Selain itu di setiap fakultas yang ada di UGM terdapat kelompok-kelompok studi mahasiswa yang memfasilitasi mahasiswa baru untuk lebih mengenal riset dari awal dan mengakrabkan diri dengannya. Dengan mengikuti kelompok-kelompok studi ini, mahasiswa baru akan dimudahkan dalam meningkatkan kompetensi baik akademik dan risetnya, hingga ia dapat berkontribusi bagi masyarakat.

Berani memilih UGM berarti berani untuk melakukan riset. Dengan adanya trend mahasiswa untuk menjadi seorang researcher, di harapkan dari kampus ini akan lahir generasi-generasi riset yang kelak dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya untuk kemakmuran dan kepentingan bangsa Indonesia.

Imam Wibisono

Chairman of Klinik Agro Mina Bahari 2010
Plant Breeding ’07
Agriculture Faculty of GMU

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

KAB Archive

KAB Photos

Lebih Banyak Foto

laman facebook resmi KAB

Twitter Terbaru

agri sms

Buku

Buku Klinik Agromina Bahari
%d blogger menyukai ini: